PERJALANAN DAN PERKEMBANGAN

Perjalanan dan Perkembangan  KOPDIT KOSAYU

  1. Tahun-tahun pertama, pendiri Koperasi berpendapat bahwa Koperasi akan tetap langgeng, maju, dan berkembang bila dikelola oleh pengurus yang jujur, mampu, mau, dan ada waktu. Prinsip ini sungguh memberikan hasil. Seiring berjalannya waktu, Koperasi semakin berkembang dari sisi anggota, permodalan, dan pelayanan. RAT pertama dilakukan sekitar bulan Desember 1983 dan terpilihlah G. Sugijo Pranjoto sebagai ketua Koperasi. Setelah berjalan sekitar 5 tahun, tepatnya tanggal 17 Januari 1988 dilakukan penyempurnaan pengurus dan kembali Bp. G. Sugijo Pranjoto terpilih sebagai ketua Koperasi. Pada kepengurusan Bp. G. Sugijo Pranjoto yang kedua ini, ada beberapa hal penting yang dialami Koperasi antara lain :
    • Pada tanggal 10 Juli 1987, KSP Kosayu diterima sebagai anggota BK3D dan menjadi anggota SPD (Silang Pinjam Daerah), tercatat dengan nama CU KOSAYU dan pada tanggal 29 Januari 1989 diterima sebagai peserta DAPERMA ( Dana Perlindungan Bersama)
    • Pada tanggal 29 Januari 1989 berdiri Koperasi Konsumsi yang di ketuai oleh Robby dan Dewan Penasihat Bp. E. Prijotjahyono
  2. Pada RAT tahun 1990, terpilih Naz Mudjiardja sebagai ketua Kopkar Kosayu periode TB. 1991 s.d. 1992. Pada kepengurusan Bp. Naz Mudjiardja, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui, yaitu :
    • Pada tanggal 24 Februari 1991, Bp. Naz Mudjiardja dan I GN. Mertajiwa(wakil ketua) menghadap Bp. Robert Tj. Surbekti dari Dinas Koperasi Kota Malang untuk mengurus Badan Hukum Koperasi . Koperasi Kosayu yang mempunyai unit simpan pinjam dan unit konsumsi berubah menjadi Koperasi Karyawan Kosayu dengan nama : KOPKAR KOSAYU dengan Badan Hukum : 7004/BH/II/91.
    • Simpanan pokok naik dari Rp. 5.000,- menjadi Rp. 10.000,- serta penggolongan simpanan wajib menjadi 4 golongan dari Rp. 1.000,- sampai Rp. 4.000,-
    • Desember 1992, pihak Yayasan menyumbangkan toko dan tenaga karyawan toko. Toko tersebut bertempat di SMPK 2 Kosayu, dekat pintu gerbang.
  3. RAT tahun 1992 memutuskan memilih Peter Sihombing menjadi ketua Pengurus Kopkar Kosayu periode TB. 1993 s.d. 1995. Beberapa hal penting yang terjadi pada kepengurusan ini, antara lain :
    • Pembukaan kantor baru bertempat di kantor Kopsis SMAK (sekarang), bersamaan dengan kegiatan pendidikan bagi pengurus dan pendidikan akuntansi bagi anggota.
    • Pada tahun 1993, peraturan pinjaman 5 kali simpanan dan pendidikan akuntansi khusus untuk pengurus mendapat bantuan dana dari Yayasan sebesar Rp. 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah.
    • B. Budi Handoyo diperbantukan sebagai Manajer paruh waktu oleh Yayasan sejak Juli 1994.
    • Mendapatkan pinjaman dari PERUM PERURI sebesar 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) yang diserahkan oleh Menkop Subiakto di Sidoarjo.
    • Pengadaan paket hari raya keagamaan, perubahan besar simpanan pokok dari Rp. 10.000,00 menjadi Rp. 15.000,- dan penggolongan simpanan wajib mulai Rp. 2.000,00 sampai dengan Rp. 9.000,00.
    • Lahirnya motto : KEBUTUHAN ANDA ADALAH KEPEDULIAN KAMI, KEPUASAN ANDA ADALAH KEBAHAGIAAN KAMI, KESEJAHTERAAN ANDA ADALAH CITA-CITA KAMI dan pertama kali dikumandangkan lagu KOPKAR KOSAYU gubahan Bapak D. Sudibyo.
  4. RAT tahun 1995 memilih kembali Peter B. Sihombing sebagai ketua pengurus Kopkar Kosayu periode TB. 1996 s.d. 1998. Beberapa catatan penting pada kepengurusan periode ini antara lain:
    • Penggolongan simpanan wajib menjadi 4 golongan dari Rp. 2.500,00 sampai Rp. 17.500,00 dan di berlakukan sistem bunga aniutas 2.25%.
    • Tahun 1997 pengesahan AD dan ART Kopkar Kosayu.
    • Kegiatan pendidikan Kurdas dan Kurlan dilaksanakan secara intensif dan terencana.
    • Menaikan Simpanan pokok dari Rp. 10.000,00 menjadi Rp. 30.000,00.
  5. Dalam RAT tahun 1998 terpilih Handojo Soewandi menjadi ketua pengurus Kopdit Kosayu periode TB. 1999 s.d. 2001. Beberapa catatan penting pada masa ini antara lain :
    • Karena melihat situasi dan kondisi saat itu, Handojo Soewandi dan Bp. I GN. Mertajiwa (wakil ketua) mengusulkan pada anggota mengubah Kopkar Kosayu menjadi Kopdit Kosayu dan disahkan dalam Rapat Anggota Luar Biasa (RALB)
    • Menerima keanggotaan baru yaitu Anggota Luar Biasa (ALB).
    • Pembelian ruko di Jl. A. Yani sebagai Kantor Kopdit Kosayu.
    • Pelayanan anggota dari masyarakat umum dan pelayanan pinjaman mencapai 100% dari permohonan anggota.
    • Pembubaran unit Toko dan menaikkan simpanan pokok dari Rp. 30.000,00 menjadi Rp. 50.000,00.
  6. Pada RAT tahun 2001 terpilih I GN. Mertajiwa sebagai ketua Pengurus Kopdit Kosayu periode TB. 2002 s.d 2004. Hal-hal penting pada kepengurusan  ini adalah :
    • Amandemen AD dan ART Koperasi sesuai keperluan Kopdit Kosayu.
    • Perpindahan Kantor Kopdit Kosayu dari SMAK Kol. Santo Yusup Ke Ruko A. Yani.
    • Mengangkat Manajer dan beberapa karyawan
    • Peluncuran Kredit KPR bagi Anggota Biasa (AB).
    • Pertumbuhan anggota dan aset naik secara tajam serta SHU anggota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.
  7. RAT tahun 2004 terpilih F.X. Gatot Setyo Purnomo sebagai ketua Pengurus Kopdit Kosayu periode TB. 2005 s.d. 2007.  Beberapa catatan penting pada masa ini yaitu :
    • Jumlah anggota mencapai 700 orang dan aset mencapai 17 miliar rupiah.
    • Jumlah karyawan 7 orang.
    • Penguatan manajemen dan pelayanan pada anggota.
    • Penerapan potong gaji 85% bagi anggota Biasa (AB).
    • Menerima keanggotaan anggota khusus anak-anak dibawah usia 17 tahun dan anggota lansia usia 50 tahun keatas.
    • Pelaksanaan HUT Kopdit Kosayu ke 25 tahun.
  8. RAT tahun 2007 terpilih Bp. I GN. Mertajiwa menjadi ketua Pengurus Kopdit Kosayu periode TB. 2008 s.d. 2010. Beberapa hal yang perlu diketahui pada masa ini yaitu :
    • Kenaikan jumlah anggota pada akhir tahun 2008 mencapai 1196 orang dan aset mencapai 26,3 M.
    • Sewa tempat untuk TP Sutomo di jalan Thamrin No. 35 Malang.
    • Jumlah karyawan 9 orang.
    • Pengesahan VISI Kopdit Kosayu: TERWUJUDNYA KOPDIT KOSAYU MENJADI KOPERASI SEJATI YANG MODERN, artinya Kopdit Kosayu adalah Koperasi yang maju sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri Koperasi yaitu Independen, Swadaya, dan Solidaritas.
    • Kantor Kopdit Kosayu di ruko A. Yani Jl. Borobudur B3 Malang dijual dan penggantinya membeli rumah di Jl. Candi Kalasan 3, untuk Kantor Kopdit Kosayu yang baru, yang lebih luas dan nyaman.
    • Pada akhir tahun buku 2009 jumlah anggota mencapai 1623 orang dan asset mencapai 34,7 M.
    • Pada tahun 2009 masa sewa tempat TP di Jl. Tamrin habis, maka diputuskan membeli rumah di jl. Patimura No. 35D Malang, untuk kantor TP 
    • Pada akhir tahun 2010 jumlah anggota mencapai 2.248 orang dan asset mencapai 47,7 M.
  9. Melalui RAT tahun 2010, terpilih kembali Bp. I GN. Mertajiwa menjadi ketua Pengurus Kopdit Kosayu, periode TB. 2011 s.d. 2013. Beberapa catatan penting pada kepengurusan masa ini, yaitu ;
    • Pembelian tanah seluas ± 2.000 M² di jalan raya Sawiran yang direncanakan untuk Tempat Pelayanan (TP) sekaligus sebagai investasi.
    • Sewa tempat di KM 4 Pertigaan Tutur untuk TP Sawiran
    • Pemberian Hak Pinjam KPR bagi Anggota Luar Biasa (ALB)
    • Pembelian inventaris 1 unit mobil panther touring, tahun 2011
    • Pelaksanaan HUT Kopdit Kosayu ke 30 tahun, tahun 2011
    • Pembelian tanah seluas ± 827 M² di Tutur tahun 2012
    • Pembangunan gedung + ruko  di Sawiran, tahun 2012
    • Pembelian program CUSO, tahun 2013
    • Pembelian tanah seluas 1938 M² di Kepuharjo tahun 2013
    • Pembelian tanah seluas 723 M² di Buring tahun 2013
    • Kenaikan jumlah anggota pada akhir tahun 2013 mencapai 5.182 orang dan jumlah asset mencapai 117,6miliyard.
  10. RAT tahun 2013, terpilih Bp. F.X. Gatot Setyo Purnomo menjadi ketua Pengurus periode TB. 2014 s.d. 2016, yaitu : 
    • reposisi manajemen, dan pergantian manajer.
    • peluncuran pinjaman siaga.
    • peluncuran pinjaman musiman
    • pada tahun buku 2014 ada penurunan suku bunga KPR dari 17 % pertahun menjadi 14 % pertahun
    • Pada akhir tahun buku 2014 jumlah anggota 6426 orang dan jumlah aset 138,8 M.
    • Pada tahun buku 2015 ada kenaikan nominal KPR dari Rp. 250.000.000,00 menjadi Rp. 300.000.000,00 dengan suku bunga 17.5% pertahun.
    • peluncuran kredit usaha
    • pada akhir tahun buku 2015 jumlah anggota 6926 orang dan jumlah aset 149,8 M
    • Pada tahun buku 2016 ada beberapa catatan penting yaitu:
      • Ulang tahun Kopdit Kosayu yang ke 35 tahun
      • Launching mobil layanan
      • Melakukan audit eksternal
      • Mengikuti Tax Amnesty perpajakan
    • Pada akhir tahun 2016 jumlah anggota 7201 orang dan jumlah aset 160,6 M.
  11. RAT 2016, terpilih Bp. F.X. Gatot Setyo Purnomo menjadi Ketua Pengurus periode 2017 s.d 2019.
    • Pada tahun 2017 ada pola kebijakan yaitu:
    • Anggota yang mendaftar per-Januari 2017 wajib mengikuti Kurdas
    • Kredit komersial plus ditutup
    • Kredit kompersial plus musiman ditutup
    • Penerimaan THR melalui Sikobhar anggota masing-masing
    • Diadakannya mobil pelayanan KOPDIT KOSAYU keliling.
    • Berdasarkan Poljak yang telah disetujui Anggota dalam RAP TB 2016, diluncurkan 3 produk unggulan yaitu:
      • Komersial Musiman
      • Pinjaman Plafon
      • KPRS
    • Kopdit Kosayu mendapatkan penghargaan juara II Koperasi Simpan Pinjam tingkat Jawa Timur.
    • Tahun 2017-2018 ditetapkan sebagai tahun perbaikan sistem dan kualitas SDM sehingga reposisi manajemen dilakukan dalam rangka pemetaan potensi karyawan agar semakin efektif kinerjanya.
    • Hingga RAP 2017, NPL berhasil diturunkan sebanyak 5% dari usaha intensif tim selama 3 bulan pasca reposisi.
    • Pemberdayaan manajemen hasil reposisi untuk menyusun rencana jangka panjang Kopdit Kosayu hingga tahun 2022 untuk RAP 2017.
    • Amandemen AD dalam RAK TB 2017 (Rapat Anggota Khusus) untuk menyesuaikan Kopdit dengan kondisi terkini sekaligus dalam rangka proses alih bina tingkat Nasional.
    • Diluncurkannya Kartu Anggota (KTA) Kopdit Kosayu Malang pada tahun 2017.
    • Mengaktifkan kembali pengelolaan website Kopdit Kosayu sebagai media komunikasi dan sosialisasi serta media pengembangan usaha anggota Kopdit.
    • Selama TB 2017, terdapat peningkatan yang signifikan pada kegiatan Kurdas yang dilaksanakan minimal 4 kali sebulan pada hari Sabtu dan Minggu.